Skip to main content

Posts

sebuah kisah dan catatan berdirinya pertamina

Catatan: Di zaman Jepang, usaha yang dilakukan umumnya adalah merehabilitasi lapangan dan sumur yang rusak akibat bumi hangus atau pengeboman.Prolog Masa 1945 - 1957 (Masa Perjuangan Minyak Pra-Pertamina) Selama perang kemerdekaan kegiatan pencarian minyak berhenti. Perjuangan Pangkalan Berandan, Sumatera Utara, dan Aceh Timur Muncul "Laskar Minyak" mensuplai keperluan pesawat terbang dan kendaraan lain Berdiri perusahaan minyak pribumi 1945 didirikan PTMSU 1945 didirikan PTMN Cepu di lokasi ex SHELL (Lap. Nglobo, Semanggi Ledok dan Wonokromo) 1950 PTMN Cepu berubah menjadi PTMNRI Cepu 1950 PTMN Sumatera Utara berubah menjadi PTMRI Sumatera Utara 1954 PTMNRI Sumatera Utara berubah menjadi TMSU 22 Juli 1957 TMSU ditetapkan menjadi PT ETMSU (eksploitasi) Agustus 1951 Mosi Mohammad Hasan Gubernur Sumatera Mr. Teuku H. Moh. Hasan mengajukan sebuah mosi yang memperjuangkan pertamb...

perusahaan pertamina

Berdasarkan UU No 19 tahun 1960 tentang perusahaan negara, P.T Permina sebagai Perseroan Terbatas menjadi Perusahaan Negara dengan anggota-anggota Direksi waktu itu adalah : Kol. Dr. Ibnu Sutowo , sebagai Presiden Direktur Let.Kol.S.M. Geudong, sebagai Direktur, Let.Kol.J.M Pattiasina, sebagai Direktur. Kronologi Sejarah Minyak dan Gas Bumi di Indonesia Prolog Masa 1871 - 1885 (Masa Awal Pencarian dan Penemuan Minyak di Indonesia) Industri minyak Indonesia mulai di awal abad 19: 12 tahun setelah pemboran minyak pertama di Titusville, Pensylvania, AS 1859 Reering 1871 - Zilker 1885 masa pencarian dan penemuan minyak (mulai pemboran 1883 di Telaga Tiga)Prolog Masa 1885 - 1945 (Masa Eksploitasi Minyak oleh Penjajah) Pasca 1885 Berdiri Royal Dutch Company di Pangkalan Berandan (Sumatera Utara) 1887 - Pencarian minyak di Jawa Timur (Surabaya) 1888 - Konsesi Sultan Kutai dengan JH Meeten di Sanga-Sang 1890 - ...

Berdirinya Pertamina

Berdirinya Pertamina Pada tahun 1945, Jepang, dengan disaksikan pihak Sekutu, menyerahkan Tambang Minyak Sumatera Utara kepada Indonesia. Daerah perminyakan ini adalah bekas daerah konsesi BPM sebelum Perang Dunia Kedua. Pada masa revolusi fisik, tambang minyak ini hancur total. Lapangan-lapangan minyak di daerah lain di Indonesia dapat dikuasai kembali oleh Belanda dan pihak asing berdasarkan hak konsesi, namun lapangan minyak di Sumatera Utara dan Aceh dapat dipertahankan bangsa Indonesia. Semenjak kedaulatan Republik Indonesia diakui pada Desember 1949, hingga akhir 1953 Pemerintah masih ragu apakah akan mengembalikan Tambang Minyak Sumatera Utara kepada BPM atau dikuasai sendiri. Penunjukkan ‘koordinator’ untuk pertambangan oleh Menteri Perekonomian pada tahun 1954 belum membawa perbaikan. Pada bulan Oktober 1957, Kepala Staf TNI Angkatan Darat pada waktu itu Jenderal A.H. Nasution menunjuk Kolonel Dr. Ibnu Sutowo untuk membentuk Perusahaan Minyak yang berstatus hukum...

Bank swasta nasional nondevisa

Bank swasta nasional nondevisa 1. Anglomas Internasional Bank (Surabaya) 2. Bank Andara, sebelum tanggal 30 Januari 2009 bernama "Bank Sri Partha" 3. Bank Artos Indonesia (Bandung) 4. Bank Bisnis Internasional (Bandung) 5. Bank Tabungan Pensiunan Nasional (Bandung) 6. Centratama Nasional Bank (Surabaya) 7. Bank Dipo International 8. Bank Fama Internasional (Bandung) 9. Bank Harda Internasional 10. Bank Ina Perdana 11. Bank Jasa Jakarta 12. Bank Kesejahteraan Ekonomi 13. Bank Liman International 14. Bank Mayora 15. Bank Mitraniaga 16. Bank Multi Arta Sentosa 17. Bank Nationalnobu, sebelum tanggal 12 November 2008 bernama "Bank Alfindo Sejahtera" 18. Prima Master Bank 19. Bank Pundi Indonesia, sebelum tanggal 23 September 2010 bernama "Bank Eksekutif Internasional" 20. Bank Royal Indonesia 21. Bank Sahabat Purba Danarta (Semarang), sebelum tanggal 16 September 2009 bernama "Bank Purba Danarta" 22. Bank Sinar Harapan Bali ...