Skip to main content

kedudukan qiyas



3.     Kedudukan Qiyas
Menurut Jumhur Ulama’ berpendapat bahwa Qiyas itu adalah menjadi hujjah syari’ah (sumber hukum syari’at) bagi amal perbuatan manusia dan berada pada tingkatan ke empat dari dalil-dalil syar’i. Hal demikian ini apabila pada suatu peristiwa itu tidak ada ketepatan hukumnya yang berdasarkan nash atau ijma’, maka peristiwa tersebut disamakan dengan peristiwa lain yang mempunyai kesamaan dan telah ada ketetapan hukumnya dalam nash. Alasan yang dikemukakan oleh jumhur ulama’ dalam menetapkan kehujjahan qiyas adalah firman Allah SWT yang berbunyi:
Q.S Al-Hasyr: 2   : “Maka ambillaj (kejadian itu menjadi alasan, hai orang-orang yang mempunyai pandangan”.
Q.S An-Nisa: 59 :  “Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah kepada Allah (Al-Qur’an) dan Rasul (Sunnahnya)”.

Comments